DRAFT

Sampai jiwa kita berubah

Rio Draft

Saat keraguan menguasai hati manusia. Mungkin hati itu belum memiliki pijakan. Pijakan yang menguatkan dan menopang hati agar tetap berdiri kokoh. Mengendalikan setiap fikiran dan menggerakan setiap tindakan.

Berpijak pada petunjuk, dapat membangkitkan diri untuk meraih mimpi sekaligus memperoleh kebaikan dari usaha ataupun hasilnya. Petunjuk menjadi daya penggerak untuk bertindak, berjuang, bersungguh-sungguh, dan berkorban untuk menjalani serta mewujudkan cita-cita yang bersifat moralistik-idealistik.

Lalu apakah petunjuk yang pasti benarnya itu? Al-Qur’an. Allah Ta’ala menjamin, Alif laam miim, Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat. (Q.S. Al-Baqarah [2]: 1-4)

Tetapi Al-Qur’an tidak memberi manfaat, jika kita menggunakannya sebagai sumber pembenaran atas pendapat dan keinginan kita, bukan sebagai sumber kebenaran.

Ambilah contoh sederhana, Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka” (Q.S. Ar-Ra’d [13]:11). Penggalan ayat ini sering menjadi argumentasi mereka yang sedang meyakinkan saudara-saudaranya untuk melakukan perubahan nasib.

Padahal, ayat ini sebenarnya menunjukan bahwa pada dasarnya Allah Ta’ala melimpahkan kebaikan dan kemuliaan kepada kita sampai jiwa kita berubah. Jika iman sudah bertukar dengan kekufuran dan ketaatan berganti dengan kemaksiatan, maka Allah ‘Azza wa Jalla akan mencabut kenikmatan tersebut dari suatu kaum.

Contoh sederhana ini menunjukan betapa pentingnya kita menghidupkan budaya mengambil petunjuk secara tepat. Sebab, salah dalam mengambil petunjuk -meski sumber petunjuknya benar- akan salah pula tindakan yang kita ambil, sehingga akibat berikutnyapun akan salah.

Picture of Rio

Rio

Secangkir bintang yang sengaja dinaskahkan agar tetap hidup, sampai sisa waktu yang ada menjadikannya sejarah.