DRAFT

Jujur

Rio Draft

Suka ga bisa nahan nangis kalo dianggap ga mampu...

Setiap ingin memampukan diri, harapannya bisa didukung.

Namun setiap ingin memampukan diri, malah dianggap mengkhawatirkan...

Diri ini seperti sangat rendah... yang selalu dianggap kurang kompeten.

Setiap ingin membuktikan kemampuan, sebesar apapun upaya yang dilakukan, tidak ada respon yang diharapkan.

Mata selalu berkaca setiap bertemu muka, menahan tangis, namun berusaha tegar jika berbicara...

Keadaan yang sekarang dirasakan berawal dari kekecewaan terhadap sikap yang diri ini lakukan... sebuah sikap yang dianggap kurang baik, sehingga sikap lain yang dilakukan selanjutnya menjadi kurang baik... apapun bentuknya... serasa tidak ada artinya...

Manusia bisa berasumsi menurut persepsinya masing-masing, termasuk terhadap diri... kemudian apakah asumsi manusia itu menjadi melekat di diri ini selamanya? Menjadi manusia rendahan yang tidak amanah dan tidak bisa berusaha, tidak diijinkan berusaha...

Kata temen percuma membuat orang lain bisa ngertiin kita. Cuma diri sendiri yang bisa ngertiin diri sendiri, yang bisa dilakukan hanyalah berusaha ngertiin orang lain... tanpa berharap ingin dimengerti...

Kadang merasa terlalu banyak yang dipikirkan
Biarlah sampai pikiran ini lelah
Memikirkan dan merasakan.

Hingga pada satu titik menyadari
Ini hanyalah sebagian kecil ujian menuju ujian yang lebih besar dan akan membentuk karaktermu yang sesungguhnya.

Sejujurnya akupun berusaha, sebagaimana kamupun begitu.

Tidaklah penting penilaian orang tentang usahamu, jika disertai dengan kejujuran.

Karena ketidakjujuranlah yang seringkali membuat kita galau...

Picture of Rio

Rio

Secangkir bintang yang sengaja dinaskahkan agar tetap hidup, sampai sisa waktu yang ada menjadikannya sejarah.